Sunday, 29 April 2012

Tujuh Bulan Kehamilanku


Subahanallah, beruntungnya Umi di lahirkan jadi seorang wanita, Umi jadi bisa ngerasain gimana dulu nenek (mamak tersayang) ketika mengandung umi. Anak umi kini kian bertambah usia di kandungannya, tambah lincah, tambah aktif, terus berputar-putar di dalam. Kata dokter sedang mencari posisi enak ^_^. Malam susah tidur, bolak-balik kamar mandi (buang air kecil). Pernah juga Umi mimisan, kirain kenapa??? Ketika Umi liat di Google, eh.. rupanya itu biasa kalau lagi hamil, katanya karena “Peningkatan dan perubahan hormon pada masa kehamilan, serta lain hal”.

Umi dan Abi selalu berdo'a kepada Allah SWT, semoga anak umi di beri kesehatan, baik lahir maupun batinnya, jadi anak soleh/soleha, baik budi, sayang orang tua, pintar, dan dimudahkan rizkinya. Amiiin… ;’)

Pas acara tujuh bulanan di tempat Buyut (Mbah/Nenek Abi), semua menebak-nebak, katanya kalau di liat dari bentuk perut Umi kemungkinan anaknya cewek, ada juga yang bilang kemungkinan cowok. Kalau Umi dan Abi sih santai saja, mau cewek atau cowok yang penting anak umi sehat.

Ketika di USG 4D juga Umi dan Abi tidak mau dokter memberi tahu jenis kelaminnya. Sebelum USG Umi langsung ngomong ke dokternya, “nggak usah kasi tau jenis kelaminnya ya dok, biar surprise…", dokternya malah ketawa geli. Hehe… :D

Mmm…saat beli perlengkapan bayi, biar tidak bingung Umi dan Abi mencari warna yang netral saja. dan ketika melihat baju-baju bayi,  lucu-lucu bangeeet…  Umi jadi tidak sabar menunggu anak umi lahir, pengennya cepet-cepet di pake’in baju yang lucu-lucu… ^_^ kalaw cewek pasti cantik kayak umi ^_^, kalaw cowok ganteng kayak abi ^_^

*Love My Mother, So Much … ;’)

Friday, 30 March 2012

Perlengkapan Bayi



Karna baru anak pertama, jadi umi masih bingung nie, apa-apa aja perlengkapan bayi. Jadi umi tanyak aja sama yang uda berpengalaman "bunda Hidayah (My 3rd Big Sista)" ^_^. Ini dia perlengkapan bayi yang di kasi tau bunda Hidayah ke umi.

Pakaian Bayi:
Bedong
Popok
Gurita
Pampers
Celana pendek
Celana Panjang
Baju tanpa lengan
Baju lengan pendek
Baju lengan panjang
Sweter /Jacket
Kaos tangan
Kaos kaki
Topi

Perlengkapan Mandi dan Sesudah Mandi:
Ember mandi
Sikat gigi bayi
Sabun
Shampo
Milk Bath
Minyak telon
Bedak
Baby cream
Splash cologne
Sisir bayi

Lain-Lain:
Alkohol
Betadine
Kasa
Gunting kecil
Kapas bullet
Termos
Kompeng
Dot kecil
Breast Pump And Feeding Set
Bantal + Guling
Tilam
Kelambu
Selimut
Kain gendong


Thx infonya bunda Hidayah... ^_^

Tuesday, 27 March 2012

Home Sweet Home ^_^


Mmm...kalau cerita tentang rumah, umi jd teringat kejadian setahun yang lalu. Sebulan sebelum menikah, umi sama abi sibuk mencari rumah KPR, pikir-pikir dari pada bayar kontrakan mendingan menyicil rumah. Kebetulan pas baca koran ada pameran perumahan KPR di Plaza Medan Fair, langsung deh capcus ke sana untuk lihat-lihat, kebetulan ada yang kena di hati.

Ada lokasi perumahan yang dekat sama sekolah tempat abi ngajar. Begitu tau alamat perumahannya langsung deh terjun ke lokasi. Begitu di lihat, waw... umi langsung jatuh cinta, melihat letak rumah yg begitu strategis, keliatan adem, ayem, pokoke langsung jatuh cinta deh. Umi langsung menggebu-gebu merengek sama abi pengen rumahnya cepat-cepat di beli, abi seneeeng banget kalau liat umi senang, karena abi sayang dan cinta sama umi ^_^.

Karena sayang dan cintanya abi sama umi, tanpa pikir panjang abi juga langsung nyari solusi untuk melakukan DP (Down Payment) perumahannya biar umi senang... :') "luv my husban". Setelah DP di berikan, mulailah masuk ke tahap selanjutnya, memberikan berbagai berkas persyaratan pembelian rumah (KPR) ke Bank. Setelah di jalani selama kurang lebih sebulan masih belum ada kepastian, kapan umi sama abi bisa menempati rumahnya, ketika itu umi sama abi uda sebulan menikah. Ehh...ga taunya kesana-sananya banyak banget persyaratan ini, itu, pokoke UUD (ujung-ujungnya duit) deh... Dipersulit dengan persyaratan yang aneh-aneh dan menimbulkan rasa ketidaknyamanan bagi pembeli padahal uda di DP sekian jeti.

Pada saat itu kalau di infestasikan ke emas, mungkin sudah dapat 30 gram-an (umi...umi...pikirannya langsung ke infestasi dasar matre, hehe... ^_^). Singkat cerita, setelah dipertimbangkan dan dirembukkan bersama orang tua kami tercinta, rumah akhirnya batal dibeli. Sementara DP tidak dapat dibalikkan kembali dengan alasan dari developer "Bila pihak pertama yang membatalkan perjanjian pembelian rumah, maka bla...bla...". Sakit hatiii banget ketika mendengar penjelasan mereka. Huuufff... di awal-awal saja, ketika rumah akan di beli, manis-manis banget ngomongnya... :'(. Tapi, ya sudahlah mau bagaimana lagi, umi sama abi cuma bisa berlapang dada. Ini merupakan pengalaman dan pelajaran paling berharga yang umi dan abi dapatkan. Umi dan abi hanya dapat berserah diri pada-Nya, pasti ada hikmah di balik semua ini. Allah SWT pasti punya rencana lain yang lebih baik. Amiiin... :')

Sebulan kemudian, tepatnya dua bulan setelah menikah (acem di film-film aja ah.. hehe... ^_^). Alhamdulillah Allah memberikan rejeki, umi sama abi bisa beli sebidang tanah. Rencananya akan di buat rumah yang sesuai dengan keinginan umi dan abi. Maunya rumah kami sudah selesai saat anak umi dan abi lahir. Saat itu umi belum hamil, namun umi dan abi tidak ingin anak kami merasakan tinggal di rumah kontrakan... ;'). Akhirnya umi dan abi pun mulai merancang bentuk rumah idaman kami.

Setelah genap empat bulan umur kandungan umi, Alhamdulillah rejeki mulai berdatangan. Umi dan abi mulai melaksanakan rencana untuk membangun rumah. Tanya harga bahan-bahan rumah, tanya ongkos tukang, pokoke segala hal yang berhubungan dengan membangun rumah yang telah direncanakan beberapa bulan lalu. Alhamdulillah semua sudah dapat, mulai dari panglong yang mau untuk bahan-bahan bangunan dan tukang yang mau mengerjakan bangunannya.

Ketika semuanya akan dimulai, pemerintah pun mulai heboh-hebohnya akan menaikkan BBM (Bahan Bakar Minyak). Ada rasa khawatir dengan modal pas-pasan milik kami untuk membangun rumah. Tapi umi tetap kasih semangat buat abi, kita pasti bisa! pasti akan ada jalan dari Allah SWT. Padahal dalam hati umi juga cemas sih...tapi umi harus tetap kasih semangat untuk abi ^_^.

Dan tiba lah saat untuk tukang bangunannya meninjau letak tanah yang akan di bangun. Jadi, satu hari sebelum tukangnya meninjau lokasi, umi dan abi sudah melihat-lihat tanah kami dulu. Saat sedang melihat-lihat, kakek yang selama ini menjaga tanah kami kemudian menawarkan sebuah rumah yang akan dijual dengan harga yang tidak terduga (lihat di photo). Subahanallah...tidak menyangka, di balik kekhawatiran umi dan abi akibat BBM yang akan naik, Allah memberi jalan lain melalui kakek tersebut. Ia lalu mengajak kami menuju lokasi rumah yang sudah siap untuk di tempati tersebut.

Keesokan harinya umi dan abi harus menunda sang tukang untuk meninjau lokasi tanah kami. Umi sama abi lebih memilih untuk melihat-lihat ke dalam rumah yang akan di jual kemarin. Alhamdulillah, ternyata kena di hati. Walaupun rancangannya tidak sesuai dengan apa yang umi dan abi impikan ^_^ tapi rumah tersebut sudah lebih dari cukup untuk keluarga kecil yang sedang kami bangun. Akhirnya, umi dan abi lebih memilih untuk membeli rumah tersebut dari pada harus membangun rumah dari nol dan dipusingkan masalah BBM.

Akhirnya, Alhamdulillah... sekarang kita sudah punya rumah nak (berbicara dengan anak umi di kandungan umi), umi dan abi sudah tenang. Sekarang umi dan abi tinggal nunggu kelahiran anak pertama umi dan abi, mudah-mudahan anak umi dan abi lahir dalam keadaan sehat wal'afiat, soleh dan sempurna, tidak ada kekurangan apapun. Juga untuk rumah yang kami beli, menjadi berkah ketika ditempati, untuk membina keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Amiiin...

Alhamdulillah, rasa Syukur kepada-Nya tiada pernah henti umi dan abi sampaikan. Dalam hati, terbesit rasa "mungkin ini lah ganti rumah KPR yang DP nya hangus setahun yang lalu. Allah memberi gantinya yang lebih bagus lagi... ^_^".

Terima kasih atas dukungan dan do'a dari Ayah, Mamak, Bapak mertua, Ibu mertua dan keluargaku tercinta. Terima kasih buat suamiku tercinta dan tersayang "Aris Permadi. S.Pd" atas cinta dan kasih sayangmu yang tulus, yang mencintai segala kekurangan umi. Luv U my lovely husban... :').

Saturday, 10 March 2012

Nasi Goreng Terasi



Bahan-Bahan :
2 piring nasi putih
1 sendok terasi sangrai
5 bh bakso ikan, belah-belah
1 bh tomat hijau, potong melitang
1 btg daun bawang, potong halus
3 bh cabai merah keriting
2 sdm minyak goreng
1 bks "sajiku, bumbu nasi goreng"

Cara Membuatnya :
1. tumis cabai hingga layu. masukkan terasi hingga harum.
2. tambahkan bakso ikan dan daun bawang. aduk rata.
3. masukkan tomat dan nasi sambil di urai-urai.
4. taburkan "sajiku, bumbu nasi goreng". masak di atas api besar hingga nasi rata dengan bumbu dan bahan         matang.
5. angkat dan sajikan.

(sumber bungkus sajiku)

Selamat Mencoba... ^_^

Tuesday, 28 February 2012

Hamil Pertama Umi "Zahara"




Alhamdulillah...janin umi pengertian banget, nggak ada ngidam yang aneh-aneh, semua berjalan seperti biasanya, muntah juga ga' sering, paling seminggu dua kali...hehe... :D.

Seneeeng...banget pas tes kehamilan hasilnya "positif", abi sampai terharu hampir meneteskn air mata. hal yg paling buat Umi n Abi khawatir pas pertama kali USG di Klinik D***... janin umi uda berumur tujuh minggu tapi msh belum keliatan, yg keliatan cuma kantong rahimnya. pas itu dr bilang "biasa, karna masih kecil mungkin belum keliatan ntar bulan depan balik lagi", eh... malah perawatnya  ngomong yg aneh-aneh. katanya bisa-bisa hamil anggurlah, inilah, itulah, ampek buat umi Shock n nangis-nangis di pelukan abi.  waktu itu kayaknya abi juga khawatir banget, tapi dengan jiwanya yang "melindungi n kasih sayangnya juga pengertiannya" buat umi tenang di pelukannya.

Bulan  berikutnya Umi n Abi pergi lagi ke dr buat USG, tapi nggak mau lagi di Klinik D***... trauma jadinya. jadi umi pergi ke RS, di RS ngantri hati deg-degkan n tetap berdo'a juga berserah diri padaNya, sampai akhirnya tiba giliran umi, Alhamdulillah...pas pertama kali ngeliat denyut jantung anak umi bahagianya luar biasa, Syukur tiada henti-hentunya Umi ucapkan, begitu juga dengan Abi, nggak terasa ampek ngeluarin air mata sangking senengnya nggak peduli lagi di RS... Subahanallah... ;').

Sekarang hamil umi uda tambah gedek, pas USG uda keliatan struktur tubuh anak umi, Alhamdulillah normal, klw laki-laki pasti tampan kayak Abi, klw perempuan cantik kayak Uminya... hehe... Umi n Abi selalu berdo'a, "mdh2an anak umi jadi anak yg soleh/soleha dan dilahirkan normal, sempurna ga' ada kekurangan sesuatupun dariNya. Amiiin...

Mmm...pas hamil yg paaaling, umi nggak suka ntah kenapa kadang tiba-tiba pengen marah-marah, merengut nggak jelas, merajuk, uring-uringan, pokoknya hati sering nggak enak, pengennya umi di perhatiin....terus sama abi, padahal abi "sangad perhatian sama umi" kadang-kadang pas deadline abi lebih milih di repet-repetin sama orang kantor karna kerjaan nggak siap, yang penting Umi senang. semua maunya umi di turutin sama abi. Subahanllah...begitulah cinta abi sama umi. kadang kalaw lagi sendiri ingat-ingat itu jadi nangis sendiri, kasian abi... :'(  Thanks You For Loving Me Honey... ;'*

"I LOVE YOU My Husband , ARIS PERMADI"