Sunday, 6 May 2012
Untuk Suamiku Tercinta ;')
Sudah berapa purnama kita bersama, sayang??
Melalui detik yang bergulir di tangkai-tangkai hari
Melewati hari yang menelisik pucuk-pucuk waktu
Berlarian aku memunguti percikan-percikan cintamu
Yang berserakan dimana-mana seperti randu yang meranggas
Engkau melenakanku dengan kelembutan sikapmu
Kedewasaan pikiranmu menghisap habis remah-remah ke-egoisanku
Memanjakanku hingga aku kewalahan menggapai malam
Menaburiku dengan gula-gula dari ladang kesetiaan
Betapa beruntungnya aku, sampai tak sadar embun melirikku cemburu
Sayang, tahukah engkau??
Tidak sedikitpun terselip sesal saat setahun lalu
Engkau tanpa malu-malu mancuri aku dari Mamaku
Karena jauh-jauh hari kau telah berhasil mencuri hati keluargaku,
Memborongnya satu persatu
Dan sayang, tahukah engkau??
Betapa kebahagiaan menggenang saat aku mengandung "Buah Cinta" kita
Menenggelamkanku dalam kolam madu
Karena sebentar lagi akan ada seseorang yang memanggil kita Abi dan Umi
Seorang anak yang InsyaAllah akan hadir dua bulan lagi
Sayang, masih beribu purnama menanti untuk kita kunjungi
Berjuta mimpi menunggu untuk disambangi
Maka dekap aku erat, genggam jemariku lekat
Kita kayuh perahu bersama agar tak oleng ditelan ombak
Jangan hiraukan mendung yang sesekali menggelayut manja
Atau kerikil tajam yang terinjak tak sengaja pada alas sepatu
Karena aku yakin bahwa awan bahagia akan tetap menaungi kita
Sayang, larutkan jiwaku dan ragaku dengan secangkir cinta yang kau punya
Setiap hari, tanpa henti, hingga purnama silih berganti
Medan, 07 Mei 2012
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment